-
Client:
Bhineka -
Location:
Jl. Banda No. 28, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat -
Surface Area:
5.000 m² -
Year Completed:
2019 -
Value:
Closed -
Architect:
Lampuin
Project Description
Smart Pole untuk Ruang Publik GOR dan Taman Saparua
GOR dan Taman Saparua merupakan kawasan olahraga sekaligus ruang publik di Kota Bandung yang membutuhkan infrastruktur penerangan yang dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pengelolaan kawasan.

Melalui pendekatan Smart Pole, fungsi tiang penerangan dapat dikembangkan lebih jauh dari sekadar menyediakan cahaya. Infrastruktur dapat menjadi titik terhubung untuk Smart Lighting, controller, sensor, connectivity, serta sistem monitoring berbasis IoT.
Pendekatan ini mendukung transformasi ruang publik menuju lingkungan yang lebih cerdas, efisien, aman, mudah dikelola, dan siap dikembangkan sebagai bagian dari Smart City.
Project Challenge
Tantangan Pengelolaan Infrastruktur di Area Publik
Kawasan olahraga dan taman publik memiliki pola aktivitas yang dinamis. Infrastruktur pencahayaan harus mampu mendukung penggunaan area pada berbagai waktu sekaligus tetap mudah dikelola oleh operator.
Beberapa tantangan utama yang menjadi perhatian antara lain:
- Pengelolaan banyak titik pencahayaan pada area publik yang cukup luas.
- Monitoring kondisi perangkat tanpa bergantung sepenuhnya pada pemeriksaan manual.
- Efisiensi penggunaan energi melalui pengaturan pencahayaan yang lebih terukur.
- Kecepatan identifikasi gangguan ketika terdapat perangkat yang tidak beroperasi normal.
- Kebutuhan infrastruktur yang fleksibel dan dapat dikembangkan dengan perangkat Smart City lainnya.
- Pengelolaan terpusat agar kondisi infrastruktur dapat dipantau melalui satu sistem.
Smart Pole Solution
Infrastruktur yang Lebih dari Sekadar Tiang Lampu
Konsep Smart Pole Lampuin menggabungkan infrastruktur pencahayaan dengan teknologi IoT sehingga satu titik Smart Pole dapat dikembangkan untuk berbagai fungsi.
Sistem dapat mencakup:
- Smart LED Lighting
- Lighting Controller
- Remote Monitoring
- Scheduling & Automation
- Energy Monitoring
- IoT Connectivity
- Environmental Sensor
- CCTV Integration
- Alarm & Notification
- Cloud Platform Integration
Konfigurasi perangkat dapat disesuaikan dengan kebutuhan teknis dan pengembangan masing-masing area.
Bagaimana Sistem Smart Pole Bekerja?
Alur sistem secara sederhana:
Smart Pole & Smart LED Lighting – Lighting Controller / IoT Device – LoRaWAN / NB-IoT / 4G/5G – IoT Gateway / Network – Lampuin Cloud Platform – Dashboard & Command Center

Perangkat lapangan menghasilkan data operasional dan mengirimkannya melalui jaringan komunikasi menuju cloud platform.
Selanjutnya, operator dapat memanfaatkan dashboard untuk melakukan monitoring, melihat kondisi perangkat, historical data, alarm, serta remote control pada perangkat yang mendukung fungsi tersebut.
Project Challenge
Tantangan Pengelolaan Infrastruktur di Area Publik
Kawasan olahraga dan taman publik memiliki pola aktivitas yang dinamis. Infrastruktur pencahayaan harus mampu mendukung penggunaan area pada berbagai waktu sekaligus tetap mudah dikelola oleh operator.
Beberapa tantangan utama yang menjadi perhatian antara lain:
- Pengelolaan banyak titik pencahayaan pada area publik yang cukup luas.
- Monitoring kondisi perangkat tanpa bergantung sepenuhnya pada pemeriksaan manual.
- Efisiensi penggunaan energi melalui pengaturan pencahayaan yang lebih terukur.
- Kecepatan identifikasi gangguan ketika terdapat perangkat yang tidak beroperasi normal.
- Kebutuhan infrastruktur yang fleksibel dan dapat dikembangkan dengan perangkat Smart City lainnya.
- Pengelolaan terpusat agar kondisi infrastruktur dapat dipantau melalui satu sistem.
Smart Pole → Lighting Controller → CCTV & Sensor
LoRaWAN / NB-IoT / 4G/5G → IoT Gateway → Lampuin Cloud Platform
Lampuin Cloud Platform → Dashboard / Command Center → Control & Automation
What We Did
Integrasi Smart Pole untuk Infrastruktur Publik
Pendekatan Lampuin pada proyek Smart Pole berfokus pada pengembangan infrastruktur yang dapat mendukung kebutuhan pencahayaan sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Smart City.
Smart Lighting Infrastructure
Menghadirkan sistem pencahayaan yang dapat dikembangkan dengan controller, scheduling, dimming, dan monitoring sesuai kebutuhan operasional.
Connected Smart Pole
Smart Pole menjadi titik infrastruktur yang dapat menghubungkan lighting controller dengan perangkat IoT dan jaringan komunikasi.
Centralized Monitoring
Data dari perangkat dapat diteruskan menuju platform monitoring sehingga kondisi infrastruktur dapat dikelola secara lebih terpusat.
Scalable Smart City Architecture
Arsitektur dirancang agar dapat dikembangkan dengan sensor lingkungan, CCTV, energy monitoring, atau perangkat Smart City lainnya.
Result
Infrastruktur Publik yang Lebih Siap Menuju Smart City
Implementasi konsep Smart Pole membantu mengembangkan infrastruktur pencahayaan menjadi sistem yang lebih terhubung dan mudah dikelola.
Manfaat yang dituju meliputi:
- pengelolaan pencahayaan yang lebih terstruktur;
- monitoring perangkat secara terpusat;
- pengurangan ketergantungan terhadap inspeksi manual;
- dukungan terhadap efisiensi penggunaan energi;
- respons maintenance yang lebih cepat; dan
- kesiapan infrastruktur untuk integrasi layanan Smart City berikutnya.
Dengan pendekatan tersebut, kawasan publik dapat berkembang dari sistem pencahayaan konvensional menuju connected public infrastructure yang lebih scalable dan berbasis data.








